Seminar Kupas Tuntas Masalah Depresi dan Ketergantungan Obat

Foto Seminar Depresi 9.jpg
Foto bersama peserta Seminar Kupas Tuntas Masalah Depresi dan Ketergantungan Obat bersama pembicara Melani Arnaldi (Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu)

Depresi saat ini menjadi wabah penyakit nomor empat di dunia.  Penderita depresi di dunia berdasarkan data WHO tahun 2012 telah mencapai 350 juta jiwa.  Depresi menjadi perhatian utama terhadap produktivitas individu karena menimbulkan kecacatan dimana penderitanya tidak mampu berfungsi secara sosial.

Depresi dapat didefinisikan sebagai keadaan bersedih yang berkepanjangan dan terjadi setidaknya dalam waktu dua minggu atau lebih.  Kondisi ini menyebabkan terjadinya perubahan pada fisik dan psikologis individu yang ekstrim.  Perubahan kondisi fisik yang terjadi seperti gangguan tidur, gangguan pola makan, menurun atau naiknya berat badan, rasa sakit di badan, mual, dan lainnya.  Perubahan kondisi psikologis antara lain terjadi perasaan sedih dan kehilangan dimana individu sulit untuk keluar dari kondisi tersebut.

Foto Seminar Depresi 3.jpg
Suasana pemberian materi oleh Melani Arnaldi saat Seminar Kupas Tuntas Masalah Depresi dan Ketergantungan Obat (Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu)

Penanganan depresi tidak hanya faktor psikologis saja.  Penangangan faktor fisik juga perlu dilakukan agar perbaikan yang terjadi menjadi simultan dan tuntas.  Hal ini berdasarkan temuan bahwa depresi akibat stres yang berkepanjangan diakibatkan adanya inflamasi atau peradangan pada jaringan saraf, khususnya organ otak.  Oleh karena itu, intervensi yang diberikan harus beriringan antara perbaikan fisik dan psikis.  Perbaikan fisik diperlukan agar organ saraf yang terganggu dapat berfungsi dengan baik.  Bila jaringan atau organ saraf ini membaik, maka proses terapi psikologis akan lebih mudah dilakukan.  Terapi psikologis ini bertujuan agar individu yang mengalami depresi dapat mengatasi masalah psikologis seperti rasa sedih, bersalah, atau kehilangan yang terjadi.  Salah satu terapi untuk menangani depresi adalah dengan CBT (Cognitive Behavioral Therapy) dalam bentuk terapi keluarga.

Foto Seminar Depresi 7.jpg
Pemberian materi oleh Melani Arnaldi (Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu)

Hal ini adalah sekelumit materi yang disampaikan oleh Melani Arnaldi, Kepala Klinik Psikoneurologi Hang lekiu pada acara Seminar Kupas Tuntas Masalah Depresi dan  Ketergantungan Obat. Acara ini dilaksanakn pada Sabtu, 25 Agustus 2018 di Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu.  Di sisi lain diungkapkan bahwa masalah depresi juga dapat dibantu dengan pemberian vitamin yang dapat memperbaiki kondisi fisik.  Pemberian vitamin memperbaiki kondisi metabolisme tubuh yang terganggu akibat depresi.

Acara ini dihadiri oleh psikolog dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Kemang Medical Center, dosen Departemen Psikologi Universitas Gunadarma, Guru Bimbingan Konseling SMA Al Azhar 3 kebayoran Baru, Guru SMP dan SMA Garuda Cendikia Kemang.  Peserta cukup antusias dalam acara tersebut karena mendapatkan pencerahan untuk permasalahan yang dihadapi di sekolah ataupun klinik mereka (Ags/Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.