Pendidikan Inklusi di PKBM Metakognisi dan Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu

inklusi.JPG
Setiap individu, termasuk anak berkebutuhan khusus memiliki hak untuk mendapatkan akses kepada pendidikan (Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu)

Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah memberikan ruang pendidikan bagi anak berkeutuhan khusus dalam bentuk sekolah inklusi. Hal ini penting untuk memberikan pelayanan atas hak asasi invidu dalam memperoleh akses pendidikan, terlepas mereka mengalami kekurangan. Di sisi lain anak yang mengalami gangguan perkembangan, seperti autisme, cerebral palsy, mental retardation, borderline intellectual functioning juga harus diakomodir kebutuhan pendidikannya melalui sekolah inklusi.

Hal ini penting, karena pendidikan merupakan pintu gerbang untuk meningkatkan kualitas hidup individu. Anak berkebutuhan khusus juga perlu mendapatkan keterampilan dasar yang diperoleh di institusi pendidikan seperti membaca, berhitung, dan pengetahuan lainnya agar mereka dapat survive di kehidupannya. Keterampilan tersebut diperoleh di pendidikan dasar dan menengah, yaitu tingkatan SD, SMP, dan SMA. Dimana pada tingkatan ini juga diajarkan anak untuk melatih kemampuan berpikir seperti logika, pemahaman, analisa, sintesa, kreativitas berpikir, dan komunikasi yang penting dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, berkebutuhan khusus juga berhak mendapatkan pendidikan sekolah dalam bentuk pelayanan inklusi. Pelayanan yang diberikan nantinya materi belajar akan disesuaikan dengan kemampuan anak. Namun dengan pelayanan inklusi ini, anak akan memperoleh ijasah dimana dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Hal ini juga penting bagi anak untuk memperoleh kecapakan hidup serta administrasi kependudukan seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP)

20161102_122602[1]
Pembelajaran di PKBM Metakognisi dibawah supervisi Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu pada tingkatan SMP (Paket B) dan tingkatan SMA (Paket C) (Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu)
Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu bekerjasama dengan PKBM Metakognisi memberikan pelayanan pendidikan inklusi kepada anak kebutuhan khusus dan kesulitan belajar. Anak dengan autisme, mental retardation, borderline intellectual functioning, cerebral palsy dan masalah perkembangan lainnya dapat memperoleh pendidikan yang disesuaikan dengan kemampuan anak. Pelayanan pendidikan ini berupa sekolah Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA).

Pelayanan pendidikan inklusi ini terintegrasi dengan terapi untuk anak berkebutuhan khusus. Pelayanan pendidikan di bawah naungan PKBM Metakognisi dan pelayanan intervensi atau terapi dari Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu terjadi secara parallel serta terintegrasi. Sehingga diharapkan anak akan terpenuhi hak pendidikannya serta tetap menjalani terapi dalam satu atap.   Hal ini mempermudah dalam koordinasi antara terapis dengan guru, serta pengawasan terhadap perkembangan anak.

Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu dan PKBM Metakognisi membuka pendaftaran siswa baru bagi anak berkebutuhan khusus. Siswa dengan autisme, mental retardation, borderline intellectual functioning,   cerebral palsy, dan masalah perkembangannya lainnya dapat mendaftarkan diri untuk belajar dan sekaligus menjalani proses terapi di PKBM Metakognisi dan Klinik Psikoneurologi Hang lekiu. Pendaftaran dibuka dari 1 April – 1 Agustus 2018. Untuk informasi dan keterangan lebih lanjut dapat menghubungi sdr. Agus (08567185391 WA/SMS/Telp).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.