Perubahan Struktur Otak Karena Depresi – I

Apa itu Depresi dan MDD?

Depression brain
Gambar 1. Aktivitas otak yang berbeda antara individu depresi dan yang sudah mengalami perbaikan (http://brainpictures.org/p/91/depression-brain/picture-91)

Ilustrasi di atas menggambarkan bagaimana otak individu dengan depresi lebih tidak aktif dibandingkan dengan individu yang sudah mengalami kesembuhan.  Oleh karena itu individu dengan depresi sudah tentu mengalami masalah dalam berpikir, mengekspresikan emosi, dan perilakunya.

Depresi dapat didefinisikan sebagai keadaan perasaan negatif, mulai dari ketidakbahagiaan dan ketidakpuasan terhadap perasaan sedih, pesimisme, dan keputusasaan yang ekstrem, serta mengganggu aktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Dalam keadaan depresi, berbagai perubahan fisik, kognitif atau berpikir, dan sosial juga cenderung terjadi bersamaan.  Hal tersebut termasuk kebiasaan makan atau tidur yang berubah, kekurangan energi atau motivasi, sulit berkonsentrasi atau membuat keputusan, dan menarik diri dari aktivitas sosial. Ini adalah gejala dari sejumlah gangguan kesehatan mental (VandenBos, 2015). .

Depresi tidak hanya terjadi pada invidu dewasa saja.  Namun anak dan remaja juga dapat mengalami depresi.  Orang tua, guru, dan teman sebaya dapat mengidentifikasi atau deteksi terjadinya depresi yang terjadi pada mereka.  Jika gangguan dengan gambaran di atas terjadi, maka secepatnya untuk diperikasakan kepada ahli yaitu psikolog dan psikiatri untuk ditangani lebih lanjut agar tidak menjadi bertambah parah.

Bila keadaan ini tidak ditangani dengan baik, maka akan menjadi komplek dimana akan mengarah kepada major depressive disorder (MDD).  Gangguan MDD secara tradisional dipandang sebagai penyakit dimana episode depresi diikuti oleh periode perubahan keadaan susana hati atau mood.  MDD pada DSM-IV-TR dan DSM-V, didefinisikan sebagai gangguan mood yang ditandai dengan kesedihan yang terus-menerus dan gejala lain dari episode depresi berat namun tanpa disertai episode mania (keadaan bahagia, aktivitas yang berlebihan, agitasi psikomotorik, kadang diikuti dengan rasa optimis yang berlebihan, munculnya waham, dan penilaian yang salah); atau kebalikannya yaitu hypomania;  atau episode depresi dan manic atau hypomanic. Keadaan ini dapat disebut juga sebagai kondisi  depresi berat (VandenBos, 2015).

Meskipun demikian, pasien yang menunjukkan tanda-tanda klinis remisi (penurunan tingkat keparahan depresi namun gangguan depresi tidak hilang) yang terus-menerus dapat terjadi kelainan neurobiologis. Kelainan ini dapat memburuk seiring berjalannya waktu, bahkan beberapa pasien mungkin mengalami depresi kronis (aan het Rot, Mathew, & Charney, 2009).  Hal ini menunjukkan bahwa gangguan psikologis yang berkepanjangan dapat menyebabkan terjadinya perubahan sturktur biologis atau neurobiologi dari otak.

Serupa dengan multiple sclerosis, mungkin ada variabilitas dalam perjalanan penyakit ini dari waktu ke waktu. Dalam multiple sclerosis, ada 2 pola umum perkembangan penyakit: kambuh-tingkat keparahan berkurang- dan menjadi lebih parah (aan het Rot, Mathew, & Charney, 2009).

Data yang ada untuk gangguan MDD menunjukkan bahwa walaupun banyak pasien mungkin memiliki varian penyakit dengan muculnya kekambuhan dan menurunnya tingkat keparahan depresi, dan mungkin beberapa menjadi lebih parah atau progressive (aan het Rot, Mathew, & Charney, 2009). (ags/Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu)

Daftar Pustaka

VandenBos, G.R. [Ed]. (2015). APA dictionary of psychology. 2nd eds. Washington, DC: APA.

aan het Rot, Marije. Mathew, S.J., & Charney, D.S. (2009). Neurobiological mechanisms in major depressive disorder. CMAJ, February, 3, 2009, 180(3).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.