Hubungan Gelombang Otak Pada Anak ADD Dengan Aktivitas Belajar

Melani Arnaldi

Seperti yang kita ketahui, terdapat sejumlah gelombang yang dibutuhkan setiap orang untuk belajar. Terdapat empat tingkatan gelombang pada setiap orang yang dapat difungsikan tergantung dengan aktivitas otak yang terjadi, yaitu theta, delta, betha, dan gamma. Pada umumnya seorang anak yang berada dalam kondisi belajar, dia akan memiliki gelombang Tetha yang lebih aktif dibandingkan gelombang Alpha. Kondisi ini menjadi pertanyaan bagi sejumlah orang, bagaimana tahapan gelombang dapat dinaikan sesuai dengan aktivitas yang dibutuhkan. Sejumlah intervensi dapat digunakan untuk  menaikan gelombang otak. Diantaranya adalah dengan melakukan intervensi metakognitif yang dilakukan secara intensif.

Pada anak ADD (Attention Deficit Disorder), masalah  terjadi jika anak terlihat kurang fokus pada aktivitas belajar di sekolah. Dalam hal ini bukan berarti anak ADD tidak dapat berkosentrasi, tetapi lebih kepada peminatan yang terlalu tinggi hanya  pada bidang yang diminatinya. Kondisi ini menyebabkan anak terbiasa dalam aktivitas gelombang Tetha.

Gelombang Tetha menyebabkan anak selalu dalam kondisi berimajinasi dan mengembangkan kreativitasnya sendiri dalam situasi emosional yang berpusat pada dirinya sendiri. Anak ADD akan terlihat kurang dapat mengikuti aktivitas anak pada umumnya sehingga beberapa tugas penting yang dilakukan menjadi terabaikan.

brain-spectrum-wob-640x480
Spektrum gelombang otak manusia (http://firwany.blogspot.nl/2010/07/spektrum-gelombang-otak-manusia.html)

 

Tugas penting merupakan tugas yang dituntut untuk diselesaikan sesuai dengan harapan dari lingkungan. Seorang anak yang memiliki kepedulian pada lingkungan pada umumnya akan berusaha melakukan semua hal sesuai dengan harapan di lingkungannya. Kondisi seperti ini akan menyebabkan anak berada dalam aktivitas gelombang Tetha.

Oleh karena itu, intervensi yang diberikan dengan metode metakognitif akan mendorong anak ADD dari gelombang Tetha menuju gelombang Betha.  Anak yang memiliki aktivitas gelombang Betha akan menunjukan perilaku belajar yang sangat baik, dia dapat melakukan sejumlah aktivitas mental seperti: analisa, logika dan kosentrasi.

Daftar Pustaka

Arnaldi, Melani. (Februari, 2016). Kupas tuntas masalah anak attention deficit disorder (ADD). Makalah dipresentasikan pada workshop “Kupas Tuntas Masalah Anak Attention Deficit Disorder (ADD)”, Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu, Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.