Peluncuran Gerakan Asosiasi Cinta Guru Indonesia

Kiprah Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu telah mengunjungi provinsi Sumatera Barat, lebih tepatnya di kota Bukit Tinggi.  Melani Arnaldi, M.Psi., Psi., Kepala Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu berbagi pengalaman dalam seminar parenting sekaligus meluncurkan gerakan Asosiasi Cinta Guru Indonesia (ACGI).

Seminar “Peran Strategis Ayah Bunda dan Keluarga Besar Dalam Pengasuhan Anak dan Remaja di Era Global”, UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Minggu, 13 September 2015.
Seminar “Peran Strategis Ayah Bunda dan Keluarga Besar Dalam Pengasuhan Anak dan Remaja di Era Global”, UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Minggu, 13 September 2015.

Melani Arnaldi mewakili Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu dalam berbagi pengalaman pada acara seminar  bertema “Peran Strategis Ayah Bunda dan Keluarga Besar Dalam Pengasuhan Anak dan Remaja di Era Global”.  Acara ini bertempat di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Minggu, 13 September 2015.    Seminar tersebut dihadiri guru-guru dari wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya.

Sebagai pembicara pada acara tesebut adalah Ibu Fery Farhati Ganis Anies Baswedan, S.Psi, M.S. isteri Menteri Pendidikan Nasional, dan Prof. Dr. Meutia Hatta Swasono, M.A. Selain keduanya, narasumber lain adalah Ir. Adiyati F.R, M.Pd, pakar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) , lalu Melani Arnaldi, S.Psi, M.Psi, Psi., pakar neuropsikologi, Tan Sri Yusuf Zulfikar, S.Kom, M.Si selaku pakar Komunikasi Politeknik Negeri Jakarta, dr. Rahmi Yetti, Sp.A sebagai Ketua Pemerhati Anak Bukit Tinggi serta Dr. Tjahjo Suprajogo, MS sebagai pakar Islamic Parenting/Analis Kebijakan Publik.

Pada acara ini juga diluncurkan Gerakan Asosiasi Cinta Guru Indonesia (ACGI) yang diketuai oleh Melani Arnaldi dibawah naungan Yayasan Proklamator Bung Hatta.  Gerakan ini adalah sebagai dukungan praktisi dan pemerhati pendidikan untuk meningkatkan kualitas guru di Indonesia.  Gerakan ini mendapat sambutan positif dari Prof. Dr. Meutia Farida Hatta Swasono, M.A. (Yayasan Proklamator Bung Hatta) dan Ibu Fery Farhati Ganis Anis Baswedan, S.Psi., M.S. (Pendiri Komunitas Rumah Pencerah (KRP) Pusat

Gerakan ACGI ini dilatarbelakangi upaya untuk mewujudkan revolusi mental yang dicanangkan oleh pemerintah. Sudah tentu peran serta guru menjadi tombak utama untuk mewujudkan revolusi mental tersebut.  Guru dalam hal ini berperan penting di dalam memberikan wawasan kepada siswa agar memiliki mental manusia yang terdirik, bermoral, dan bertanggungjawab dengan selalu menegakkan kebenaran dan keadilan.

Sekitar 2,92 juta orang guru di Indonesia pada tahun 2015 mengharapkan adanya perubahan pada sistem pembelajaran agar terdapat perubahan mental pada anak didik mereka.  Untuk itu dibutuhkan wadah untuk memfasilitasi dan mendanai pemberdayaan guru dengan sejumlah pelatihan dan pendidikan, agar tercapai kualitas guru yang diharapkan.

Masyarakat, khususnya praktisi dan pemerhati pendidikan juga memiliki peran dalam berpartisipasi untuk memberikan dukungan kepada guru dalam mewujudkannya melalui.  Gerakan Asosiasi Cinta Guru Indonesia yang didirikan dibawah naungan aktivitas Yayasan Proklamator Bung Hatta adalah gerakan kontribusi nyata praktisi dan pemerhati pendidikan. Peran aktif dari asosiasi ini diharapkan dapat memberikan kegiatan bermanfaat  yang kemudian akan mendukung meningkatnya kapasitas dan kapabilitas guru terhadap tantangan di masa depan. (ags/Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu).

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.